Senin, 09 April 2012

Daisy

Hari Minggu kemarin, gue nemuin salah satu film korea yang gue suka. Itu kali ketiga gue nonton, dan hasilnya tetep sama, gue nangis deres di akhir cerita.
Nama Filmnya "Daisy" ada yang tau kah?
kalo tau Film ini pasti pada senyum deh (gue yakin)
gue suka sama aktor cowonya yang keliatan dingin banget di 2 film yang dia bintangin, dan taukah kalian? kalo diliat-liat aktor cowonya itu mirip sama chef Juna ternyatah *ketawa cantik*


Pemeran:
Jun Ji Hyun sebagai Hye Young
Jung Woo Sung sebagai Park Yi
Lee Sung Jae sebagai Jeong Woo

Film ini berlatar di salah satu negara di Eropa, yaitu Belanda *sambil liat peta*
Hye Young (HY) adalah seorang pelukis yang tinggal di Belanda bersama kakeknya, dia berdarah Korea. Park Yi (PY) adalah seorang pembunuh profesional yang juga berkebangsaan Korea, dan Jeong Woo (JW) adalah seorang detektif yang sedang bertugas di Belanda (juga berkebangsaan Korea).

Setiap hari, Park Yi selalu memperhatikan Hye Young dari kamarnya yang tepat berada di gedung dekat dengan tempat HY melukis. Dia pun sadar ternyata dia mulai menyukai  HY. 
PY selalu mengikuti kemana  HY   pergi, hingga suatu ketika,  HY terjatuh dari jembatan rapuh yang ada di taman Daisy.  PY  yang melihat kejadian itu kemudian langsung membuatkan sebuah jembatan yang lebih kokoh agar  HY tidak jatuh kesungai lagi. 

HY merasakan ada seseorang yang telah membantunya, karena tas peralatan lukis yang kemarin terjatuh ke sungai kini tergantung di jembatan itu.  HY  pun menaruh hasil lukisannya di jembatan. Setelah hari itu,  HY  terus menerus mendapatkan kiriman bunga Daisy.  HY  pun mulai penasaran dengan si pengirim bunga tersebut.

Saat HY sedang melukis, ada seorang pria berwajah oriental berumur 30 tahun menghampirinya dan duduk di hadapannya dengan membawa bunga daisy.  HY pun mengira bahwa dia lah pria daisy itu. Dia adalah Jeong Woo. Saat itu JW sedang menyelidiki kasus narboka yang kebetulan tempat yang dicurigakan sebagai tempat transaksinya ada di belakang HY. Beberapa hari JW selalu datang ke tempat HY melukis dan HY dan JW pun mulai terlihat dekat. PY yang saat itu sedang mengamati mereka mulai marah, naluri pembunuhnya mulai keluar. Tapi, saat  PY  ingin menembak JW, PY melihat banyak orang-orang bersenjata di sekitar HY. PY pun mulai menembaki orang-orang bersenjata tersebut, dan saat itu pula HY terkena tembakan yang tepat di lehernya.

HY kehilangan suara, JW dipulangkan ke negara asalnya Korea. PY yang masih mengamati HY pun mengetahui bahwa HY sedang kesepian, karena PY tidak ingin melihat HY yang sedang sedih, dia pun keluar dari persembunyiannya. Menghampiri HY dan memulai perkenalannya. Semenjak itu, PY selalu mengantar HY pulang dan terus mencoba untuk mengenali HY lebih dekat. Setelah beberapa lama, ternyata HY masih menunggu JW, dan dia tidak ingin membuka hatinya untuk PY. PY hanya tersenyum dan menerima semuanya.

HY yang berstatus sebagai pembunuh bayaran, tiba-tiba mendapatkan tugas untuk membunuh JW yang sudah kembali ke Belanda. PY dan JW sudah pernah bertemu sebelumnya, PY tidak ingin membunuh JW karena itulah akhirnya JW dibunuh oleh rekan PY yang berstatus sebagai pembunuh bayaran pula, dan tugas PY hanya untuk memancing JW.

JW tewas, HY kembali kehilangan tetapi dengan itu, HY mulai membuka hatinya untuk PY.
Satu tahun setelah kejadian pembunuhan itu, PY mendapatkan tugas kembali, ia di suruh untuk membunuh salah satu polisi yang menjadi atasan dari JW. Pada saat yang sama, ternyata HY mendapatkan informasi bahwa orang yang membunuh JW meninggalkan jejak yaitu saat terakhir kali, radio di mobil JW sedang memutar lagu klasik, dan pembunuhnya selalu mendapatkan bunga tulip hitam sebagai tanda bahwa dia akan diberikan tugas.

HY ingat bahwa PY sangat menyukai lagu klasik, dan sering HY menemukan tulip hitam di depan rumah PY, HY pun langsung bergegas ke rumah PY untuk menyelidiki semuanya. HY pun mendapatkan barang bukti yang dapat membuktikan bahwa PY adalah pembunuh JW. HY marah besar, dia pun menanyakannya kepada PY. Tapi PY hanya menjawab "kau akan tahu jawabannya di esok hari"

Keesokan harinya, PY menjalankan tugasnya untuk membunuh. Dia sudah bersiap di atas gedung, sasaran pun sudah berada di dekat PY bersembunyi. HY yang baru terbangun langsung melihat ada sebuah lukisan yang dulu dia berikan pada pembuat jembatan di taman daisy. Ada beberapa lembar kertas yang berisi pesan. Itu pesan dari PY, dia memberitahu semuanya. HY sengaja membuat jembatan, tapi ternyata jembatan itu malah menjadi jembatan antara HY dan JW. HY baru sadar, bahwa pria daisy itu adalah PY bukan JW, dia berlari dan pergi ke tempat PY berada, (maaf ganggu, gue cuma mau ngasih tau, kayanya si HY dapet informasi kalo si PY mau ngebunuh polisi). HY berdiri disamping polisi sasaran itu, berharap PY melihatnya. kemudian HY yang sudah tak dapat berbicara itu mengucapkan beberapa kalimat untuk PY, HY tau bahwa PY bisa membaca gerak bibirnya. keadaan di lokasi sangat kacau, karena keberadaan HY.
"apakah kau melihat lukisan ini? kau membuatku begitu bahagia. lukisan ini aku berikan kepadamu. maaf aku tidak mengenalimu. sekarang aku tahu, kamu lah orang yang membuatku menunggu"

PY yang sudah terlanjur cinta itu turun untuk menghampiri HY (tiba-tiba lokasinya sepi, ga tau polisinya pada ilang kemana). Saat HY dan PY saling bertatapan, HY melihat ada pantulan cahaya dan mengarah ke salah satu jendela di gedung yang ada di sekitar PY, ada orang yang bersiap untuk menembak ke arah PY, 
(adegan slowmotion)
HY langsung memeluk PY, dan peluru dari penembak misterius itu pun mengenai punggung HY. PY selamat sedangkan HY meninggal saat dia menemukan cinta sejatinya. 
"Cintaku hanya sebuah mimpi. Semua itu begitu dekat dengan ku. Tapi semua itu aku lakukan hanya melihatmu tanpa bicara. Di kota yang asing ini. Aku hidup hari demi hari melukis cinta. Menunggu dan berharap kau akan berada di sini. Dengan aroma bunga daisy. Tapi kini terlambat, aku akhirnya mengenalimu. Tapi mungkin kita tidak ditakdirkan untuk bersatu. Aku tak pernah ingin biarkan cinta ini terbang jauh. Tapi aku minta maaf, aku harus pergi meninggalkan mu yang masih bernafas disini.
Karena hal itu, PY pergi ke markas pembunuh bayaran. Dia menembaki semua orang yang bekerja di sana, dia terpukul karena orang yang dicintainya mati karena pekerjaannya.

Akhirnya Park Yi, Hye Young dan Jeong Woo meninggal. 




kalo ga nonton ga akan terasa klimaksnya. dan saran gue, nontonnya dari tengah ke akhir dulu, baru mulai lagi dari awal sampe akhir, dan jangan lupa pake baju yang bisa nyerap ingus dan airmata



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan jejak anda ^.^b

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...